Ini Permintaan Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJY 182 ke Menhub

oleh -142 views

[ad_1]

Tangerang, IDN Times – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menemui keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182 di Gedung 600 Kantor Pusat PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (11/1/2021). Dalam pertemuan tersebut, Menhub mendengarkan keinginan keluarga korban.

Menhub juga menyampaikan upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam upaya pencarian korban. “Kami ingin keluarga korban merasa tenang dan yakin bahwa pemerintah tengah berupaya melakukan pencarian,” kata Budi di Posko Crisis Center Terminal 2D, Bandara Soekarno-Hatta.

1. Korban berasal dari berbagai kota dan kabupaten

Ini Permintaan Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJY 182 ke Menhub

Menhub Budi mengungkapkan, korban yang terdaftar di dalam manifes pesawat Sriwijaya Air SJY 182 bukan hanya berasal dari Jakarta dan Pontianak. 

“Tadi dalam diskusi ternyata bukan saja dari Jakarta tapi dari Jawa Tengah, Bangka Belitung, ada dari Bandung juga, sehingga menyebar,” ujar dia. 

2. Menhub minta pihak Sriwijaya serta Jasa Raharja memfasilitasi pemakaman di kota dan kabupaten asal korban

Ini Permintaan Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJY 182 ke Menhub

Selain itu, kata Menhub, keluarga korban juga meminta Sriwijaya Air dan Jasa Raharja memfasilitasi hingga ke pemakaman korban. 

“Jadi sekali lagi kami sampaikan kepada Jasa Raharja dan Sriwijaya Air memberikan pelayanan yang baik, termasuk di antaranya permintaan dari keluarga korban untuk dimakamkan di asal kota, tidak saja di Jakarta dan Pontianak, tapi juga beberapa kota,” kata Budi. 

3. Jasa Raharja telah mendatangi 24 kota kabupaten untuk keperluan klaim ahli waris

Ini Permintaan Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJY 182 ke Menhub

Pada kesempatan sama, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Raharjo mengatakan, jajaran komisaris Jasa Raharja dari hasil koordinasi dengan para stakeholder agar menyampaikan hak korban. Pihaknya pun mendatangi keluarga korban meminta berbagai data untuk keperluan klaim asuransi. 

“Dari 62 penumpang, 50 penumpang dan 12 kru Jasa Raharja telah menghubungi dan mendatangi 24 kota kabupaten untuk menyampaikan turut berduka cita, dan kami memohonkan untuk bisa memperoleh persyaratan klaim dari Jasa Raharja,” kata Budi Raharjo. 

4. Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu

Ini Permintaan Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJY 182 ke Menhub

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Supadio Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB. Diduga, pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. 

Pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut mengangkut 62 orang, terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, serta 12 kru pesawat.

Berikut kronologi menurut Kementerian Perhubungn, bersama dengan stakeholder terkait seperti Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, Sriwijaya Air, TNI, dan Polri:

• Pesawat Sriwijaya SJY 182 take off dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak pada pukul 14.36 WIB.

• Pada pukul 14.37 WIB melewati 1.700 kaki dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki dengan mengikuti Standard Instrument Departure.

• Pukul 14.40 WIB, Jakarta Approach melihat pesawat Sriwijaya Air tidak ke arah 075 derajat, melainkan ke Barat Laut (North West), oleh karenanya ditanya oleh ATC untuk melaporkan arah pesawat.

• Tidak lama kemudian, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar. Manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Bandara tujuan, dan instansi terkait lainnya.

Bagi keluarga penumpang yang ingin mendapatkan informasi terkait kecelakaan SJY 182, bisa menghubungi hotline Sriwijaya Air di nomor 021 806 37817. Ada juga posko di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta juga membuka saluran khusus insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182 dan layanan psikologi bagi keluarga korban, dengan nomor hotline 0812 3503 9292.

[ad_2]

Sumber: Berita ini telah tayang di situs idntimes.com, klik link disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.