Ponpes Al-Istiqomah Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020

oleh -826 views
Ponpes Al-Istiqomah
Foto oleh,Diskominfo Kabupaten Lombok Utara. Foto Istimewa

NTB Lombok Utara (IM)– Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqomah Kapu menggelar upacara bendera merah putih di halaman Sekolah Yayasan Pondok Pesantren Al-Istiqomah Dusun Kapu Desa Sama Guna Kecamatan Tanjung. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada hari Kamis 22 Oktober 2020 kemarin.

Kegiatan upacara di Ponpes Al-Istiqomah ini, dihadiri langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lombok Utara H. Sarifudin, SH., MH. Serta beberapa pejabat Pemerintah Daerah Lombok Utara lainnya. Upacara yang digelar dengan standar Protokol Covid-19 itu. Diikuti oleh para santri pondok pesantren, beserta guru dan staf pondok pesantren Al-Istiqomah Kapu. Minggu (25/10).

Pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020 ini. Secara khusus mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Isu kesehatan memang sengaja diangkat berdasar fakta bahwa dunia internasional, tak terkecuali Indonesia. Yang saat ini tengah dilanda pandemi global Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca Juga: Test IVA dan SADANIS, Ketua TP-PKK Kabupaten HSS Meninjau

Bertindak selaku Pembina Upacara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara H. Muksin, SH., M.Pd.I saat membacakan amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi. Menyampaikan,tema tersebut adalah jawaban dari komitmen bersama dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren.

“Saya yakin, jika Santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati pandemi Covid-19 ini dengan baik. Insyaallah Negara kita juga akan sehat dan kuat,” tutur Fachrul Razi dalam amanatnya.

Pesantren sangat rentan terhadap penularan virus, akan tetapi tidak dapat dipungkiri banyak pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan. Pengendalian, maupun penanganan dampak pandemi Covid-19. Hal itu diakui oleh Menteri Agama mengingat kuatnya tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan oleh Kiai kepada para santri.

Baca Juga: Ini Sosok Pimpinan Baru Pondok Pesantren Gontor

“Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri. Keteladanan dan sikap kehati-hatian Kiai dan pimpinan pesantren. Karena mereka tetap akan mengutamakan keselamatan santrinya dibanding lainnya” ucap Menteri Agama RI.

Mengakhiri amanat yang dibacakan oleh H. Muallif. Fachrul Razi mengucapkan terimakasih kepada seluruh santri Indonesia atas peran dan kontribusinya kepada umat, bangsa dan negara.

“Kita semua berikhtiar agar pandemi segera berlalu. Keluarga besar pesantren, santri, masyarakat Indonesia. Dan warga dunia bisa melewati pandemi ini dengan baik,”harapnya.

Sumber: Diskominfo Kabupaten Lombok Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.